AH: Pemprov Sulsel Sudah Mengembangkan Aplikasi Sulsel One Data

Diterbitkan pada Senin, 28 Oktober 2019   Dibaca : 182  Kali

     

MAKASSAR (otonominews) - Sekda Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Hayat membuka kegiatan diskusi tentang penguatan peran dan fungsi pengelola data statistik menuju sistem satu data Indonesia tingkat Provinsi Sulsel,  di hotel Claro, Makassar,  Senin (28/10/2019).

Acara ini dihadiri oleh seluruh kepala BPS kabupaten kota dan kadis Kominfo sSatistik se Sulsel 

Abdul Hayat dalam sambutannya mengatakan,  data statistik yang berkualitas adalah sangat penting untuk menjadi rujukan dalam pengambilan keputusan atau kebijakan sehingga BPS dan Diskominfo Statistik harus bersinergi menghadirkan sistem satu data yang memenuhi standar data yang dapat dipertang jawabkan dalam pengambilan kebijakan.

Dalam kesempatan itu, Kepala BPS Provinsi Sulsel Yos Rusdiansyah menyebutkan, acara diskusi ini adalah untuk menghadirkan  penyamaan persepsi para stake holder pengelola data statistik. Baik itu statistik sektoral oleh pemerintah daerah maupun statistik dasar oleh BPS dalam rangka mewujudkan sistem satu data Indonesia yang andal, efesien dan efektif.

"Kita akan perhatikan berbagai masukan dalam diskusi yang dilaksanakan selama dua hari ini, termasuk kendala dan solusi dari berbagai hambatan tatakelola data statistik yang dihadapi para pihak pengelola data di daerah," ujarnya.

Kadis Kominfo- SP Provinsi Sulsel Andi Hasdullah sebagai salah satu nara sumber menjelaskan bahwa khusus tupoksi terkait data statistik sektoral yang melekat pada diskominfo- SP di daerah sebagai walidata satu-satu nya OPD yang berfungsi sebagai pusat data.

Diingatkan, semua perangkat daerah menjadi produsen data dan wajib memberikan data kepada diskominfo statistik sebagai walidata.
 

Kemudian diolah, dievaluasi, dianalisa dan diseminasi dalam bentuk data dan informasi sebagai bahan pengambilan kebijakan pimpinan dan bahan data kebutuhan lainnnya.

Hasdullah menambahkan bahwa Pemprov Sulsel sudah mengembangkan aplikasi yang disebut Sulsel One Data berbasis digital yang bisa diintegrasikan dengan aplikasi  SIPD, SIMDASI dan aplikasi data yang lain, sehingga sistem ini akan digunakan menuju sistem  satu data Indonesia.

"Kita akan mendorong kinerja optimal khususnya penyajian data statistik sektoral disulsel pada level data statistik yang terupdate, valid dan data yang berkualitas,  untuk digunakan berbagai kepentingan percepatan pembangunan daerah khususnya di Sulsel," pungkas Hasdullah.

  Sumber:          Diterbitkan pada:  Senin, 28 Oktober 2019         Dibaca:  182 Kali

Back to Top