Bupati Nelson: APBD-P Sektor Pendidikan Pemkab Gorontalo Tambah 4 Miliyar

Diterbitkan pada Jumat, 16 Agustus 2019   Dibaca : 197  Kali

     

LIMBOTO (Otonominews) - Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menghadiri Pembukaan Kegiatan Pembelajaran Pendidikan Kesetaraan Paket A, B dan Paket C di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Taman Cendikia Tahun Pelajaran 2019/2020, di Aula PKBM Yayasan Taman Cendikia Desa Balahu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo, Senin (12/8).

Tampak hadir Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Kabupaten Gorontalo yang juga ketua Yayasan Taman Cendekia Dr.Fory Armin Naway, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Abdul Waris, Jajaran diknas Kabupaten Gorontalo serta Undangan Lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Nelson mengatakan, Pemerintah Kaupaten Gorontalo menambah anggaran sebesar 4 Miliar untuk sektor pendidikan pada APBD Perubahan.

Nelson mengatakan, sejak awal dirinya membangun Kabupaten Gorontalo terus mendorong manusia. Menurutnya, membangun Kabupaten Gorontalo itu dimulai dari sumber daya manusia.

“Karena, kalau manusia tidak berkembang, pertanian tidak berkembang, peternakan tidak berkembang, perikanan tidak berkembang. Kata kuncinya manusia,” tandas Nelson. 

Nelson menyebutkan ada dua lembaga sekolah yang terus didorong. Pertama sekolah-sekolah formal yang saat ini di Kabupaten Gorontalo terus dibenahi bahkan gratis kecuali sekolah-sekolah swasta

Kedua, lanjutnya, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) tempat bersekolah dari yang muda sampai yang tua. 

“Masyarakat yang tidak sekolah di sekolah formal, maka disini ada paket A,B dan C. Paket A itu Sekolah Dasar, B Sekolah Menengah Pertama dan C adalah Sekolah Menengah Atas. Dan setelah ini bisa masuk perguruan tinggi,” jelas Nelson.

Ia menambahkan, sekolah paket C itu bisa masuk kemana saja. Artinya peluang untuk maju itu ada dan itu tergantung kemauan masyarakat dan tidak perlu malu. 

“Kalau malu, akan ketertinggalan. Maka tinggalkan malu, itu demi pendidikan,” Ujar Nelson.

Dia mengatakan, sambil sekolah paket A,B dan C akan mendapatakan izasah  dan akan mendapatkan  keterampilan hidup, kecakapan hidup atau Life skill.

“Siswa perempuan yang punya hobi menjahit telah disediakan ditempat ini,tergantung maunya apa dan kalau sudah ada keterampilan maka itu menjadi modal hidup,” Tukas Nelson.

Inilah yang terus didorong melalui PKBM dan SKB. Oleh karena itu pada anggaran perubahan pemerintah Kabupaten Gorontalo menambahkan anggaran begitu besar.

”APBD-P untuk pendidikan 4 miliyar dan itu untuk pendidikan di Kabupaten Gorontalo termasuk disitu untuk PKBM,”

 

Nelson menjelaskan, dalam rangka menggairahkan teman-teman korwil, pengawas dan seluruh pegawai di tamnbah TPP baik staf maupun tenaga honor walaupun kenaikan tidak besar tapi tergantung jumlah orangnya. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Abdul Waris menambahkan, daftar kesetaraan Paket A, B dan C yakni paket A berjumlah 30 orang, paket B 40 orang dan paket C 85 orang. Untuk kelas jauh, juga dibuka di desa limehu kecamatan tabongo 25 orang, desa molowahu kecamatan tibawa 18 orang dan desa labanu 20 orang. 

“Dan untuk siswa PAUD cendekia 2 desa balau 17 orang ditambah Life skill,” kata Waris.

Ia menjelaskan, life skill tersebut adalah menjahit, 17 orang, kerawang 15 orang, sehingga totalnya ada 32 orang.

  Sumber:          Diterbitkan pada:  Jumat, 16 Agustus 2019         Dibaca:  197 Kali

Back to Top