Mendagri Ucapkan Duka Cita untuk Almarhum Hari Sabarno

Diterbitkan pada Jumat, 31 Mei 2019   Dibaca : 50  Kali

     

JAKARTA, (otonominews) - Menteri Dalam Negeri yang juga Kepala Badan Pengelola Perbatasan (BNPP) Tjahjo Kumolo mengucapkan belasungkawa dan duka cita atas wafatnya Mantan Menteri Dalam Negeri Hari Sabarno.

"Kami keluarga besar Kemendagri dan BNPP turut berdukacita atas meninggalnya Pak Hari Sabarno, semoga Almarhum ditempatkan di tempat yang terbaik dan Almarhum khusnul khotimah serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, ketabahan dan keikhlasan," kata Mendagri Tjahjo Kumolo di Jakarta, Jumat (31/05/2019).

Hari Sabarno menamatkan pendidikan tingkat menengahnya di kota Solo, Jawa Tengah. Purnawirawan TNI yang lahir pada 12 Agustus 1944 ini menjabat sebagai Letnan Jenderal sebelum dinaikkan pangkatnya sebagai Jenderal berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) 2004.

Kenaikan pangkat Sabarno sempat menuai kontroversi karena dianggap melalui proses yang tidak transparan. Terlebih lagi, pengangkatan perwira lulusan Akademi Militer Magelang ini tidak melalui persetujuan Mabes TNI, melainkan didasari Putusan Presiden No.6 Tahun 1990 yang sudah tidak berlaku.

Sebelum dilantik sebagai Jenderal TNI, sosok Hari Sabarno sudah dikenal luas bukan hanya di kalangan militer, namun juga politik. Pada 2003 silam, perwira tinggi kelahiran kota Solo, Jawa Tengah ini sempat menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri. Sabarno menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono (kelak Presiden RI ke-6) yang mengundurkan diri dari jabatan tersebut.

Sebelumnya, nama Hari Sabarno juga sudah akrab di telinga petinggi publik sebagai Ketua Fraksi ABRI di DPR periode 1999 - 2004. Jabatan Politik tertinggi yang diampu Sabarno adalah Menteri Dalam Negeri pada masa Kabinet Gotong Royong. 

  Sumber:          Diterbitkan pada:  Jumat, 31 Mei 2019         Dibaca:  50 Kali

Back to Top