Kementerian Desa:Dana Desa Jangan Dipakai untuk Infrastruktur Melulu, Didorong Juga untuk Pendidikan

Diterbitkan pada Selasa, 08 Mei 2018   Dibaca : 30  Kali

     

TRIBUNJATENG.COM,BREBES - Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDT) mendorong agar pemanfaatan dana desa untuk pembangunan kualitas sumber daya manusia terutama pendidikan.

Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal Kemendes PDT, Samsul Widodo, menuturkan selama ini penggunaan dana desa lebih banyak digunakan untuk pembangunan fisik atau infrastruktur.

"Dana desa kan banyak tuh, kalau infrastruktur di desa sudah baik jangan digunakan terus untuk pembangunan fisik. Jalannya sudah diaspal, nanti karena bingung dananya buat apa diganti keramik, bukan begitu," kata Samsul saat peninjauan Gerakan Kembali Bersekolah di Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan, Brebes, Selasa (8/5/2018).

Menurutnya, pengembangan sumber daya manusia tersebut sejalan dengan keinginan Presiden Joko Widodo.

Kepala Desa, kata dia, tidak perlu khawatir saat menyusun laporan pertanggungjawaban Dana Desa.

Samsul menilai, selama ini kepala desa lebih mudah membuat laporan pertanggungjawaban penggunaan yang berupa fisik.

Meskipun demikian, pembangunan nonfisik juga mudah untuk membuat laporan pertanggungjawaban. Termasuk pemanfaatan dana desa untuk pendidikan terutama membiayai anak putus sekolah.

"Saya pikir banyak yang salah persepsi soal penggunaannya. Dana Desa digunakan untuk membiayai anak putus sekolah, toh itu bisa dilaporkan hasilnya. Riilnya ada yakni anak tersebut sudah melanjutkan sekolah. Jadi jangan khawatir," ujarnya.

Pendidikan merupakan faktor penting agar masyarakat keluar dari garis kemiskinan. Karena itu, Gerakan Kembali Bersekolah yang ada di Brebes merupakan pertama dan menjadi percontohan atau pilot project untuk selanjutnya diaplikasikan di daerah lain.

 

  Sumber:          Diterbitkan pada:  Selasa, 08 Mei 2018         Dibaca:  30 Kali

Back to Top