Mendagri Minta CFD tak Disusupi Agenda Politik

Diterbitkan pada Senin, 07 Mei 2018   Dibaca : 82  Kali

     

Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengingatkan agar ajang Car Free Day (CFD) atau hari bebas kendaraan bermotor tak disusupi agenda politik. Masyarakat membutuhkan waktu CFD untuk berolahraga dan bersantai tanpa isu-isu politik.

"Saya, gubernur, dan wakil gubernur tahu, tahu persis CFD itu untuk hal-hal yang buat kepentingan masyarakat luas. Jangan orang mau olahraga, mau rekreasi, mau membaur, harus diributkan masalah-masalah politik," ujar Tjahjo di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 7 Mei 2018. 

Tjahjo juga menegaskan bahwa seharusnya masyarakat termasuk berbagai kelompok dapat memahami pendapat orang lain. Perbedaan pendapat harus saling dihargai. "Lalu, kita kumpul di sini kalau kita beda pendapat, beda sikap, beda pilihan, ya harus saling hargai. Jangan memaksakan Anda harus ikut saya, kan enggak bisa," imbuhnya.

Pasalnya, kata Tjahjo, masing-masing pribadi masyarakat memiliki sikap. Ia tegaskan bahwa keputusan sikap tersebut tidak dapat dipaksakan.

"Masing-masing punya sikap, punya pilihan, punya hati nurani. Hargai dong, ini bukan politik saling paksa. Tapi ada proses demokrasi yang saling menghargai, itu saja," pungkasnya. Acara car free day yang disusupi agenda politik sebelumnya menjadi perhatian setelah sebuah video yang menampilkan aksi intimidasi massa viral di media sosial. Dalam video berdurasi 2 menit 26 detik itu, tampak sekelompok orang yang mengenakan kaus #2019GantiPresiden mengintimidasi orang-orang yang mengenakan kaus #DiaSibukKerja. 

Dalam salah satu cuplikan, kelompok tersebut menuding salah satu pria yang mengenakan kaus #DiaSibukKerja sebagai orang bayaran. Sejumlah orang  yang mengenakan kaus #2019GantiPresiden terus menyoraki pria itu sambil melambaikan sejumlah uang. Padahal, pria yang ditanya tersebut sudah mengaku tak dibayar.

Selain itu, dalam video tersebut juga terekam massa yang mengintimidasi seorang ibu yang mengenakan kaus #DiaSibukKerja bersama anaknya. Anak tersebut sempat ketakutan dan menangis lantaran disoraki sejumlah orang. Keduanya kemudian diamankan oleh warga lain. 

  Sumber:          Diterbitkan pada:  Senin, 07 Mei 2018         Dibaca:  82 Kali

Back to Top