Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Bupati Halmahera Timur Langsung Ditahan KPK

Diterbitkan pada Senin, 12 Februari 2018   Dibaca : 169  Kali

     

JAKARTA – Bupati Halmahera Timur, Maluku Utara, Rudi Erawan, resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini. Penahanan dilakukan setelah Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) selesai diperiksa sebagai tersangka.

Rudi Erawan merupakan tersangka kesebelas dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi ‎terkait pengerjaan proyek jalan milik Kementeriaan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) di Maluku dan Maluku Utara.

Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati mengatakan, Rudi Erawan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK di belakang Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan. Dia ditahan untuk 20 hari pertama.

"Tersangka RE (Rudi Erawan) ditahan untuk 20 hari kedepan mulai hari ini, di Rumah Tahanan Klas 1 Jakarta Timur Cabang KPK," kata Yuyuk saat dikonfirmasi, Senin (12/2/2018).

 

Rudi Erawan diduga menerima suap dan gratifikasi yang berkaitan dengan proyek pembangunan dan pengadaan jalan milik KemenPUPR. Dia diduga menerima suap dan gratifikasi sebesar Rp6,3 miliar.

Atas perbuatannya, Rudi Erawan disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 12B atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sejauh ini, KPK sudah menetapkan sebelas orang tersangka dalam kasus ini. Sebelas tersangka tersebut yakni, Bupati Halmahera Timur Rudi Erawan; Direktur Utama PT Windhu Tunggal Utama Abdul Khoir; Mantan Anggota DPR‎ RI, Damayanti Wisnu Putranti; swasta, Julia Prasetyarini; Ibu Rumah Tangga, Dessy A Edwin. Kemudian, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara, Amran HI Mustary; Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa, Sok Kok Seng, dan empat Anggota DPR RI lainnya yakni, Budi Supriyanto; Andi Taufan Tiro; Musa Zainuddin; serta Yudi Widiana Adia.

  Sumber:          Diterbitkan pada:  Senin, 12 Februari 2018         Dibaca:  169 Kali

Back to Top