Berikan Kemudahan, BPKPD Surabaya Yakin Penuhi Target Rp 1 Triliun

Diterbitkan pada Jumat, 26 Januari 2018   Dibaca : 263  Kali

     

Badan Pengelolaan Keuangan dan Pajak Daerah (BPKPD) Kota Surabaya berupaya mencapai target PAD dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Target PBB untuk tahun 2018 sebesar Rp 1 Triliun.

Untuk mencapai target tersebut, BPKPD membuat terobosan dengan membuat SOP (Standart Operasional) untuk mempermudah pembayaran PBB. Kepala BPKPD Yusron Sumartono mengatakan, terobosan tersebut menggandeng kejaksaan dan kepolisian untuk menghindari praktik pungli.

"Selain kemudahan pembayaran pajak, dengan SOP ini petugas kami juga dipantau kejaksaan agar jauh dari tindakan korupsi," kata Yusron di kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Rabu (24/1/2018).

Ia menjelaskan, sebelum adanya SOP, waktu pelayanan perpajakan prosesnya panjang. Dengan SOP maka prosesnya lebih singkat serta ada jaminan kepastian hukum bagi masyarakat terkait produk-produk perpajakan. 

"Harapan kami masyarakat tidak sulit lagi membayar pajak, kami sederhanakan dan singkat waktunya," harap dia.

Kemudahan layanan juga bisa didapat dalam pengurusan permintaan salinan SPPT dengan hanya hitungan jam serta masyarakat bisa memperoleh bukti pembayaran PBB bisa langsung dicetak sendiri oleh pemohon setelah download di pbb.dppksurabaya.id.

"Surat ketetapan perubahan nama sehari juga sudah bisa selesai sepanjang bukti pokok lengkap, seperti KTP dan obyek sudah berubah nama atau bukti akta jual beli," ujarnya.

Terakhir Yusron mengatakan, penerapan SOP ini juga bisa mempermudah pihaknya memenuhi target PAD dari pajak. "Penerapan SOP pajak ini diharapkan bisa menaikkan target pendapatan pajak khusus PBB sebesar Rp 1 Triliun di tahun 2018. Karena di tahun lalu, Pemkot telah memperoleh pajak PBB total Rp960 juta," pungkas Yusron.

  Sumber:          Diterbitkan pada:  Jumat, 26 Januari 2018         Dibaca:  263 Kali

Back to Top