KEMENDAGRI MENDORONG PENINGKATAN PENDAPATAN DAERAH BAGI KABUTAPEN TERTINGGAL

Diterbitkan pada Selasa, 09 Mei 2017   Dibaca : 240  Kali

     

Jakarta – Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari pajak daerah, retribusi daerah maupun investasi yang ada di daerah diharapkan menjadi sumber pembiayaan daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

PAD itu salah satu komponen sumber pendapatan APBD untuk membiayai belanja daerah”, Hal ini disampaikan Kasubdit Pendapatan Daerah Wilayah II Simon Saimima saat membuka Rapat Koordinasi Identifikasi Permasalahan Pendapatan Daerah bagi Daerah Tertinggal (9/4).

Peserta yang hadir berasal dari sebagian kabupaten tertinggal yang ditetapkan oleh Perpres No. 131 Tahun 2015.

Kontribusi PAD terhadap APBD baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota masih relatif sangat kecil. Hal ini menciptakan situasi daerah pada tingkat ketergantungan kepada pemerintah pusat melalui dana transfer relatif besar.

Sampai saat ini masih belum menunjukkan peranan yang signifikan”, ungkap Simon.

Ditambahkan semakin banyaknya urusan yang diserahkan kepada pemerintah daerah, berimplikasi kepada besarnya beban dan tanggung jawab kepada daerah khususnya sangat berimplikasi terhadap Kabupaten daerah tertinggal, akibatnya seluruh kabupaten daerah tertinggal mengalami kekurangan dana untuk menutupi pembiayaan tersebut dikarenakan mengalami kesulitan dalam peningkatan pendapatan dan investasi daerah.

Disisi lain kabupaten daerah tertinggal dalam rangka mencari sumber-sumber pembiayaan sangat tergantung dengan dana transfer dari pemerintah pusat ketimbang menciptakan fasilitas dan stimulan terhadap penciptaan jenis pungutan daerah melalui efesiensi dan efektivitas pengelolaan daerah yang pada intinya akan menjadi daya tarik investor baik dalam dan luar negeri untuk berinvestasi.

Kemendagri selaku pembina pemerintah daerah mendukung peningkatan pengelolaan pendapatan daerah khususnya penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah pada Kabupaten daerah tertinggal, dan memetakkan titik permasalahan hingga pemberian solusinya terhadap  pengelolaan pendapatan daerah khususnya penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah pada Kabupaten daerah tertinggal. .:: keuda

  Sumber:          Diterbitkan pada:  Selasa, 09 Mei 2017         Dibaca:  240 Kali

Back to Top